KanalSatu.id – PATI, – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Muntamah, mengajak para remaja untuk tak terburu-buru menikah di usia muda. Pernikahan dini sebelum usia dewasa dikhawatirkan mempunyai dampak terhadap keluarga.
Untuk itu, ia berharap ada peranan dari para orangtua untuk bisa memberikan edukasi tentang bahaya dan resiko jika menikah di usia muda.
Selain itu, diharapkan juga peranan dari pemerintah yang dalam hal ini adalah Dinas Sosial (Dinsos) terkait memberikan penyuluhan terkait edukasi kesehatan alat reproduksi, bahayanya melakukan seks bebas hingga pengayaan materi tentang resiko menikah di usia muda.
“Semaksimal mungkin kami ajak para remaja untuk tidak terburu-buru menikah dini sebelum masuk usia dewasa. Baik itu laki-laki maupun perempuan di bawah umur dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Menurutnya budaya menikah muda masih ditemukan pada orang tua, terutama mereka yang tinggal jauh dari perkotaan. Meskipun tak jarang pula ditemui beberapa kejadian pernikahan muda di wilayah perkotaan.
Sebab, dikatakan upaya ini semua pihak harus sejalan sefrekuensi satu pemahaman. Sehingga upaya ini bisa berkelanjutan. Yakni agar anak diharapkan bisa meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, emosional matang, dan kesehatan ibu dan bayi yang utama.
“Hanya saja edukasi yang dilakukan itu tak akan berpengaruh signifikan mengubah mindset ketika tidak ada dukungan peran dari orang tua. Peran keluarga cukup berimbas terhadap berjalannya program ini,” tutup Legislator asal Dukuhseti ini. (Adv)










