KanalSatu.id – PATI, Smartphone atau ponsel pintar atau gawai atau gadget saat sekarang semakin cangkih dan bukan menjadi barang langka lagi. Di era tahun 90 an, perangkat lunak ini masih belum sepopuler ini dari segi penggunaannya. Namun, sekarang, gawai sudah merambah ke semua kalangan, bahkan anak lecil yang masih balita, juga sudah mengenal HP.
Padahal, kecanggihan teknologi yang disajikan lewat HP saat sekarang semakin hari semakin canggih dan semakin global. Google chrome yang disediakan atau fitur –fitur lain yang ada di HP, sangat beragam jenis dan bentuknya.
Hal ini mendapat tanggapan dari Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, Mesaroh. Dirinya menyarankan agar penggunaan gadget pada anak harus dibatasi.
“Kalau dulu, saat masih ada pandemi covid-19, HP ini digunakan saat ada jadwal belajar online. Namun pada saat sekarang, pandemi sudah berlalu, sekolah juga sudah dilakukan secara tatap muka, sehingga penggunaan HP perlu dilakukan pembatasan,” ujarnya.
Menurutnya, pada umumnya, di luar jam sekolah, anak dan remaja menggunakan gawai untuk aktivitas lainnya seperti bermain games, berselancar di sosial media, dan lain sebagainya. Padahal, fitur dan aplikasi yang disediakan oleh internet, ada yang dikhususkan bagi orang dewasa. ”Masalah gawai atau gadget harus ada pendampingan juga pengawasan dari orang tua. Apa yang dilihat oleh anak ini perlu diawasi,” harapnya.
Lebih lanjut, Maesaroh mengakui, bahwa internet yang disediakan di HP memiliki dampak positif bagi semua sektor kehidupan. “Kita butuh informasi tentang segala hal apa, dapat dengan mudah diakses lewat HP. Namun demikian, jika berada di tangan anak-anak, juga bisa memberikan dampak negatif. Anak bisa kecanduan, dan itu dapat berakibat tidak baik,” pungkasnya. (Adv)










