KanalSatu.id – PATI, – Irianto Budi Utomo Wakil Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyebut, proyek pembangunan jalan tol Demak – Tuban bakal mengurai kemacetan lalu lintas di jalur Pantura.
“Adanya jalan Tol Demak – Tuban, nanti bakal bisa menguaai kemacetan yang sering terjadi di jalur Pantura,” ujarnya kepada KanalSatu.id.
Menurut Irianto, proyek pembangunan tol Demak – Tuban ini juga akan mempunyai dampak besar bagi perkembangan ekonomi di Kabupaten Pati. “Harapan kami jika jalan tol ini terealisasi dan jadi, maka akan berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Pati sekaligus akan memperlancar arus lalu lintas, terutama jalur Pantura yang selama ini sering terjadi kemacetan,” beber dia.
Proyek pembangunan jalan tol Demak ke Tuban inimerupakan salah satu proyek konstruksi pemerintah pusat yang bakal menghubungkan Jawa Tengah dengan Jaa Timur. “Proyek ini sebenarnya sudah sangat dinantikan realisasinya oleh masyarakat,” sambungnya.
Dijelaskan, pembangunan konstruksi direncanakan bakal dimulai tahun 2024 ini sampai tahun 2028. Proyek pembangunan Jalan Tol Demak-Tuban sepanjang 180,58 km diperkirakan akan menelan dana sebesar Rp 45,71 triliun. Proses konstruksi jalan tol Demak–Tuban ini akan dibagi menjadi dua tahapan pembangunan. Tahap I, akan berlangsung mulai dari kuartal tiga (Q3) 2024 hingga kuartal dua (Q2) 2026.
Sesuai rencana, lokasi titik awal proyek tersebut nantinya akan terhubung dengan jalan tol Semarang–Demak. Sementara titik akhir proyek akan terhubung dengan rencana Jalan Tol Tuban–Lamongan–Gresik. Diharapkan, rencana pemerintah pusat lewat Kementerian PUPR ini dapat segera terealisasi, sehingga jalur tersebut benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat. (Adv)










