Beranda Advertorial Kasus Dugaan Keracunan MBG Jadi Sorotan, DPRD Pati Tekankan Pengawasan

Kasus Dugaan Keracunan MBG Jadi Sorotan, DPRD Pati Tekankan Pengawasan

0
Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati
Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati

PATI – KanalSatu.id, Keselamatan siswa menjadi perhatian DPRD Kabupaten Pati setelah muncul kasus dugaan keracunan yang melibatkan ratusan siswa SMPN 1 Gembong dan MTsN 3 Pati. SPPG Gembong 1 yang diduga menjadi penyedia makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) pun mendapat keputusan suspend permanen.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati alias Bu Ning, menyatakan menghormati keputusan suspend tersebut. Ia menilai persoalan itu harus disikapi melalui mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Menurut Bu Ning, kejadian tersebut tidak cukup hanya diselesaikan dengan memberikan sanksi kepada pihak yang dianggap bertanggung jawab. DPRD juga akan mengevaluasi tahapan pelaksanaan program MBG untuk memastikan sistem penyediaan makanan berjalan sesuai ketentuan.

“Nanti kami bahas, kita sikapi bersama sesuai aturan karena ini menjadi perhatian. Pasti kita evaluasi, tahapan atau sanksi pasti kita rekomendasikan,” ungkapnya.

Evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan dalam pelaksanaan MBG. Terlebih, program tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan makanan bagi anak-anak sebagai penerima manfaat.

Bu Ning menekankan bahwa kualitas makanan dan aspek keamanan harus mendapat perhatian dalam setiap tahapan program. Pengawasan yang baik diperlukan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Di sisi lain, kondisi siswa yang terdampak juga menjadi perhatian. Ia menjelaskan, anak-anak yang sudah dalam kondisi sehat tetap diminta mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa.

Sedangkan siswa yang masih sakit diperbolehkan tidak masuk sekolah untuk menjalani masa pemulihan.

“Anak-anak yang tidak sakit wajib sekolah, yang sakit masih izin karena ini harus dimaklumi,” jelas Bu Ning.

Ia berharap para siswa yang terdampak dugaan keracunan dapat segera kembali pulih. Menurutnya, keberlangsungan program MBG harus tetap dibarengi dengan pengawasan ketat demi menjamin kesehatan penerima manfaat. (ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here