Beranda Daerah Pemkab Pati Siapkan Kawasan Industri Baru, Ribuan Peluang Kerja Diproyeksikan Tercipta

Pemkab Pati Siapkan Kawasan Industri Baru, Ribuan Peluang Kerja Diproyeksikan Tercipta

0
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra

PATI – KanalSatu.id, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati terus mematangkan rencana pengembangan kawasan industri sebagai bagian dari strategi meningkatkan investasi dan memperluas lapangan pekerjaan. Saat ini, pemerintah tengah mempersiapkan pemetaan lahan seluas sekitar 200 hingga 500 hektare yang nantinya akan diperuntukkan sebagai kawasan industri dengan tetap memperhatikan keberadaan lahan pertanian yang dilindungi.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengatakan kebutuhan kawasan industri muncul seiring meningkatnya ketertarikan sejumlah investor untuk menanamkan modal di Kabupaten Pati. Menurutnya, beberapa perusahaan dari sektor manufaktur telah menunjukkan minat untuk membangun usaha di wilayah tersebut, sehingga pemerintah daerah perlu menyiapkan lokasi yang sesuai dengan ketentuan tata ruang.

Ia menjelaskan, pemerintah tidak ingin pembangunan kawasan industri mengurangi keberadaan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Oleh sebab itu, koordinasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus dilakukan guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai regulasi yang berlaku.

Menurut Chandra, hasil koordinasi menunjukkan bahwa Kabupaten Pati telah memenuhi ketentuan mengenai LP2B yang ditetapkan sebesar 87 persen. Dengan demikian, masih terdapat beberapa kawasan yang berpotensi dimanfaatkan sebagai lokasi pengembangan industri tanpa mengganggu kawasan pertanian produktif.

“Kami sudah ketemu dengan timnya dari ATR/BPN setelah kami selesaikan tata ruang di Kabupaten Pati yaitu LP2B-nya sudah 87 persen. Artinya ada beberapa kawasan bisa diperuntukkan untuk kawasan industri,” kata Chandra.

Meski demikian, pemerintah daerah belum menetapkan titik lokasi kawasan industri tersebut. Saat ini, proses identifikasi dan pemetaan masih terus dilakukan agar lokasi yang dipilih benar-benar memenuhi aspek tata ruang, aksesibilitas, serta kesiapan infrastruktur pendukung.

Chandra menilai Kabupaten Pati memiliki wilayah yang cukup luas sehingga peluang menyediakan lahan industri masih terbuka lebar. Setelah seluruh proses administrasi dan penerbitan Surat Keputusan (SK) terkait LP2B selesai, pemerintah akan melanjutkan tahapan penentuan lokasi secara lebih rinci.

“Gambarannya belum ada. Cuman wilayah Pati ini sangat luas sekali, sehingga setelah masalah LP2B ini SK-nya sudah terbit. Saya kira masih ada beberapa kantong-kantong wilayah yang bisa digunakan untuk kawasan industri,” ujarnya.

Selain menyiapkan lokasi, pemerintah daerah juga melihat peluang besar dari meningkatnya minat investor. Tidak hanya perusahaan yang bergerak di bidang tas dan koper, Kabupaten Pati juga mulai menarik perhatian investor dari industri sepatu yang dikabarkan membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah besar.

Menurut Chandra, masuknya investasi baru akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Kehadiran kawasan industri diyakini mampu membuka ribuan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus mendorong berkembangnya sektor usaha pendukung seperti transportasi, perdagangan, hingga jasa.

Pemkab Pati berharap seluruh proses persiapan kawasan industri dapat berjalan sesuai tahapan sehingga investor memiliki kepastian dalam berinvestasi. Dengan tetap menjaga keseimbangan antara pengembangan industri dan perlindungan lahan pertanian, kawasan industri yang direncanakan diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kabupaten Pati. (RED)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here