Beranda Uncategorized Dewan Pati Sukarno Ajak Masyarakat Waspadai Pinjol Ilegal

Dewan Pati Sukarno Ajak Masyarakat Waspadai Pinjol Ilegal

0
Anggota DPRD Kabupaten Pati, Ir. H. Sukarno
Anggota DPRD Kabupaten Pati, Ir. H. Sukarno

KanalSatu.id – PATI, – Ir. Sukarno, salah satu Anggota DPRD Kabupaten Pati mengajak masyarakat untuk mewaspadai pinjaman online (pinjol) ilegal. Sukarno mengatakan, penawaran yang diberikan oleh Pinjol relatif sangat menggiurkan, karena selain prosesnya yang relatif mudah, jumlah yang bisa dipinjam juga cukup besar, bisa mencapai jutaan rupiah.

Menurut Sukarno, saat ini, banyak yang menawarkan pinjaman uang bermunculan di media sosial secara online. Masyarakat yang mempunyai kebutuhan uang dengan posisi mendesak, akan mudah tergiur dengan penawaran tersebut. “Jika tidak diwaspadai, maka akan terjebak permasalahan dengan Pinjol. Pesan saya, masyarakat jangan sampai tergiur dengan mudahnya proses dan besarnya nominal yang bisa diterima. Karena, dampaknya akan merugikan diri sendiri,” ujarnya kepada kanalSatu.id.

Kader Partai Golkar ini menambahkan, salah satu bahaya melakukan pinjaman online adalah bisa diteror terus oleh debt collector. “Jika terjadi keterlambatan dalam membayar, maka akan diteror oleh debt collector sambil mengancam dengan kalimat-kalimat umpatan dan lain sebagianya,” tegas Sukarno.

Lebih lanjut, Sukarno berharap, jika ada yang memiliki pinjaman online, agar segera diselesaikan. “Biar tidak berkepanjangan serta menimbulkan problem sendiri dalam kehidupan. Jika tidak diselesaikan, maka pinjaman tersebut bisa semakin berbunga dan dikenai denda yang jumlahnya sangat tinggi,” imbuhnya.

Sukarno juga menyebut, pinjaman online biasanya memberlakukan sistem bunga yang nominalnya bisa sangat tinggi. Bahkan, lanjutnya, banyak layanan pinjol ilegal yang tidak menyebutkan nilai bunganya namun langsung menaikkan bunga tersebut di tengah program pinjaman. “Oleh karena itu, pastikan dulu bahwa nilai bunga tersebut sesuai dengan kemampuan kita dan aturan pemberlakuan bunganya juga harus sudah jelas, sehingga kita bisa berpikir lebih panjang,” pungkasnya. (Adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here