Beranda Advertorial Banjir Melanda, Ketua Komisi A Kembali Ajak Galakkan Program Wanatani

Banjir Melanda, Ketua Komisi A Kembali Ajak Galakkan Program Wanatani

0
Kondisi banjir yang melanda Kayen
Kondisi banjir yang melanda Kayen

KanalSatu.id – PATI, – Musibah banjir yang saat ini sedang melanda sekitar Kayen di Pati selatan, mengundang keprihatinan sejumlah pihak. Termasuk Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Ir. Bambang Susilo. Dia mengatakan, terjadinya banjir di lereng Kendeng ini perlu mendapatkan perhatian serius dari para pemangku kebijakan, agar segera teratasi. “Kita semua ikut prihatin dengan terjadinya banjir hari ini,” ujarnya.

Bambang Susilo mengatakan, selain di wilayah Kayen dan sekitarnya, banjir juga terjadi di wilayah Tayu. “Informasi yang saya terima, hari ini terjadi banjir di Kayen sejak tadi pagi, dan juga di wilayah Kecamatan Tayu, di Desa Tunggulsari. Ini perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah,” sambungnya.

Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini kembali mengajak pemerintah untuk menggalakkan program wanatani. “Kami sangat mendukung program reboisasi dengan metode wanatani demi untuk mencegah terjadinya banjir seperti yang terjadi sekarang ini, dan banjir ini dirasa sangat mengancam warga, terutama di Pati selatan,” tambah Bambang.

Bambang menjelaskan, reboisasi dengan metode Wanatani atau agroforestry merupakan suatu bentuk pengelolaan sumber daya yang memadukan kegiatan pengelolaan hutan atau pohon kayu-kayuan pohon keras. Ditambahkan, Reboisasi menjadi salah satu alternative program yang harus digalakkan oleh Pemkab Pati. Karena, lanjut Bambang, salah satu penyebab banjir di Pati selatan adalah akibat peralihan lahan di pegunungan Kendeng atau hutan sosial.

“Pemerintah dan masyarakat harus ikut mendukung upaya pencegahan banjir dengan program reboisasi. Pemkab Pati bisa menggencarkan pengelolaan hutan dengan metode Wanatani. Dan Perhutani juga memberikan ruang bagi Pemkab Pati untuk melakukan reboisasi tersebut,” tutup Bambang. (Adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here