KanalSatu.id – PATI, – Banyaknya kapal yang berlabuh atau parkir di sepanjang sungai Silugonggo Juwana menjadi sorotan sejumlah pihak. Pasalnya, kapal yang parkir tersebut memenuhi luas sungai secara penuh, sehingga memblocking aliran air sungai, dan dinilai bisa menimbulkan banjir. Apalagi saat ini sedang musim penghujan.
Sebenarnya, Pemerintah Kabupaten Pati telah memprogramkan pembangunan tempat parkir kapal-kapal di sekitar pulau Seprapat. Pembangunan dianggarkan lewat APBD senilai 70 milyar rupiah. Namun sampai saat ini, kolam tambat kapal yang digadang-gadang menampung kapal parkir masih butuh penyempurnaan dalam proses pembangunannya.
Dan dalam hal ini, Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin, SE mendorong Pemkab untuk melakukan komunikasi dan meminta anggaran dari pusat untuk penyempurnaan pembangunan tempat parkir kapal tersebut.
Menurutnya, kolam tambat kapal Juwana sudah disediakan dan sudah dikerjakan di seputar pulau Seprapat. Karena anggarannya yang sangat besar, maka Ali mendorong Pemkab untuk mengajukan anggaran dari APBN.
Kader Partai demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini meminta kepada para pemilik dan pengelola kapal di Juwana agar menata parkir kapal. Ali menyarankan, parkir kapal dilakukan secara berjejer satu lapis di sepanjang salah satu sisi sungai. “Harapan kami, para pemilik kapal dan pengelola kapal di Juwana dapat memarkirkan kapal di satu sisi sungai. Kalau parkirnya dijadikan di satu sisi sungai, kan lebar sungai tidak penuh dengan kapal, sehingga aliran air sungai bisa lebih alncar,” harap Ali. (Adv)










