Beranda Advertorial Musim Hujan, Dewan Pati Imbau Masyarakat Waspada Ancaman Penyakit Leptospirosis

Musim Hujan, Dewan Pati Imbau Masyarakat Waspada Ancaman Penyakit Leptospirosis

0
Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Muntamah
Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Muntamah

KanalSatu.id – PATI, – Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Muntamah mengingatkan masyarakat mengenai risiko penyakit leptospirosis pada masa puncak musim hujan. Intensitas hujan yang meningkat selama dua bulan terakhir menimbulkan banjir di beberapa wilayah di Kabupaten Pati, meskipun tidak banjir besar.

Selama musim penghujan, Muntamah meminta masyarakat perlu mewaspadai ancaman penyakit Leptospirosis yang ditularkan melalui air kencing tikus. Menurut dirinya, jika sudah mengalami tanda-tanda gejala, maka harus segera diperiksakan ke dokter, Rumah Sakit (RS), Puskesmas ataupun klinik kesehatan. Lantaran, penyakit Leptospirosis dapat berakibat fatal dan berujung kematian.

“Kami meminta masyarakat agar segera memeriksakan kesehatannya apabila sudah mengalami tanda-tanda gejala penyakit Leptospirosis. Ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata dia.

Saat ada banjir, kencing tikus bisa mengalir bersama air yang diinjak dan masuk ke dalam tubuh manusia melalui selaput lendir, mata, hidung, kulit yang lecet, hingga makanan.  “Leptospirosis ini banyak ditemukan di daerah yang terdampak banjir. Sebanyak belasan kasus telah ditemukan di Kabupaten Pati, terkhusus di daerah tergenang,” ucapnya.

Penyakit ini disebabkan dari air kencing tikus yang mengandung bakteri Leptospira dan bisa masuk melalui luka terbuka, walaupun hanya kecil lukanya. Namun, apabila virus tersebut menyentuh kulit yang memang kondisinya normal atau tidak luka dapat dipastikan aman-aman saja. Akan tapi kalau hanya menyentuh kulit yang tidak terlalu masih tidak apa-apa.  Karena kulit ini bisa jadi pertahanan tubuh. (Adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here