Beranda Advertorial Antisipasi Hepatitis Akut, Dewan Muntamah Dorong Pemkab Lakukan Sosialisasi

Antisipasi Hepatitis Akut, Dewan Muntamah Dorong Pemkab Lakukan Sosialisasi

0
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Hj. Muntamah
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Hj. Muntamah

KanalSatu.id – PATI, – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Hj. Muntamah mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Kesehatan dan jajarannya untuk melakukan sosialisasi terkait dengan ancaman penyakit hepatitis akut. Menurutnya, dengan adanya sosialisasi yang dilakukan, maka masyarakat akan mengetahui apa itu penyakit hepatitis akut, termasuk gejala-gejala dan cara mengantisipasinya.

Dalam ilmu kesehatan, istilah hepatitis biasa digunakan untuk semua jenis peradangan sel-sel hati yang disebabkan oleh infeksi, obat-obatan, alkohol, lemak yang berlebih, dan autoimun. Terdapat sejumlah gejala awal yang terjadi berkaitan dengan hepatitis akut. Misalnya sakit perut, mual, muntah, dan diare. Selain itu hepatitis akut misterius juga memiliki gejala lanjutan yang dapat memperberat kondisi pasien. Gejala itu meliputi area mata dan kulit yang menguning, perubahan warna feses menjadi putih, dan perubahan warna air kencing hingga berwarna pekat seperti teh.

Anggota Komisi D DPRD Pati ini mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Kesehatan dan jajarannya untuk melakukan langkah-langkah antisipasi. Misalnya, melakukan sosialisasi-sosialisasi dan mengidentifikasi penyakit-penyakit yang berpotensi menyebabkan datangnya penyakit berbahaya, terutama yang mengancam kesehatan anak. “Selain itu, harapan kami agar masyarakat diberikan sosialisasi terkait dengan penyakit-penyakit berbahaya, terutama saat ini sedang musim penghujan seperti ini,” lanjut Muntamah.

Politisi dan Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari Pati utara ini meminta agar orang tua tidak terlalu panik ketika mendapatkan anaknya memiliki gejala yang mirip dengan hepatitis akut tersebut. “Segera bawa anak yang punya gejala sakit ke fasilitas kesehatan atau faskes terdekat, agar segera mendapatkan penanganan medis. Jangan menunggu adanya gejala lain sehingga dapat berakibat fatal,” pungkasnya. (Adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here